Laman

Kamis, 16 Agustus 2012

surat gugatan cerai

CONTOH FORMAT SURAT PERMOHONAN CERAI
Diketik ulang rangkap 8 (delapan), diketik dengan KOMPUTER.
Tidak boleh ada . . . . . . . (titik-titik), dan tidak diisi dengan tulisan tangan.

Pacitan, ........................................
Hal : Permohonan Cerai Talak
Kepada
Yth. Ketua Pengadilan Agama Pacitan
di-Pacitan
Assalamu'alaikum wr. wb.
Kami yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : ........................................Bin..............................................................
Umur : ..............................................................................................................
Agama: ……………………………………………………………………………...
Pendidikan terakhir:…………………………………………………………………
Pekerjaan : ......................................................................................................
Tempat kediaman di : ………………………………………………………………
Selanjutnya disebut sebagai Pemohon.

Dengan hormat, Pemohon mengajukan permohonan cerai terhadap suami saya:


Nama : ........................................Binti..............................................................
Umur : ..............................................................................................................
Agama: ……………………………………………………………………………...
Pendidikan terakhir:…………………………………………………………………
Pekerjaan : ......................................................................................................
Tempat kediaman di : ………………………………………………………………
(Bila Isteri anda tidak diketahahui tempat tinggalnya lagi atau GHOIB, maka tuliskan alamat terakhir isteri anda ditambah dengan “sekarang tidak diketahui tempat tinggalnya yang jelas dan pasti diseluruh wilayah Republik Indonesia”)
Selanjutnya disebut sebagai Termohon.

Adapun alasan/dalil - dalil permohonan Pemohon sebagai berikut :
1.   Bahwa Pemohon dengan Termohon adalah suami istri yang melangsungkan pernikahan pada tanggal ......................................, dan dicatat oleh Pegawai Pencatat Nikah Kantor Urusan Agama Kecamatan ................................... sesuai Kutipan Akta Nikah Nomor : ............................................ tanggal ....................................................(isikan data Nomor dan Tanggal duplikat buku nikah, jika anda menggunakan duplikat akta nikah)
2. Bahwa setelah pernikahan tersebut Pemohon dengan Termohon bertempat tinggal di………………………………………………… kemudian pindah di………………………………………………………………….. selama ….tahun … bulan dan selama 2 pernikahan tersebut Pemohon dengan Termohon telah rukun baik sebagaimana layaknya suami istri dan telah di karena ....... anak masing masing bernama :
a) ............................................................... lahir tanggal .............................
b) ............................................................... lahir tanggal ................................
c) ............................................................... lahir tanggal ...............................
d) ............................................................... lahir tanggal .........................................
Ke .... anak tersebut dalam asuhan .................................................................

3. Bahwa pada mulanya rumah tangga Pemohon dan Termohon dalam keadaan rukun namun sejak bulan .................... tahun .................. ketentraman rumah tangga Pemohon dengan Termohon mulai goyah, yaitu antara Pemohon dengan Termohon sering terjadi perselisihan dan pertengkaran yang penyebabnya antara lain :
(Lihat contoh alasan dibawah pilih salah satu )*

4. Bahwa Perselisihan dan pertengkaran itu berkelanjutan terus-menerus sehingga akhirnya sejak tanggal ……… bulan …………. Tahun ………….. hingga sekarang selama kurang lebih ………..tahun ……… bulan, Pemohon dan Termohon telah berpisah tempat tinggal/berpisah ranjang karena Pemohon/Termohon*) telah pergi meninggalkan tempat kediaman bersama, yang mana dalam pisah rumah tersebut saat ini Pemohon bertempat tinggal di ………………………………….dan Termohon bertempat tinggal di ………………………………….. dan selama itu sudah tidak ada hubungan lagi;

5. Bahwa adanya perselisihan dan pertengkaran yang terus menerus tersebut mengakibatkan rumah tangga Pemohon dan Termohon tidak ada kebahagiaan lahir dan batin dan tidak ada harapan untuk kembali membina rumah tangga;

6. Bahwa pihak keluarga sudah berusaha mendamaikan Pemohon dan Termohon namun tidak berhasil.

7. Bahwa atas dasar uraian diatas permohonan Pemohon telah memenuhi alasan perceraian sebagaimana diatur dalam Undang- Undang No.1 tahun 1974 Jo. Peraturan Pemerintah No. 9 tahun 1975 pasal 19 Jo. Kompilasi Hukum Islam pasal 116.

8 Bahwa Pemohon sanggup membayar seluruh biaya yang timbul akibat perkara ini.

Berdasarkan alasan/dalil-dalil diatas, Pemohon mohon agar Ketua Pengadilan Agama Kelas Pacitan segera memeriksa dan mengadili perkara ini, selanjutnya menjatuhkan putusan yang amarnya sebagai berikut :
PRIMAIR
  1. Mengabulkan permohonan Pemohon;
  2. Memberikan ijin kepada Pemohon …………………………………. untuk menjatuhkan talak satu raj’i kepada Termohon ……………………………………… di hadapan sidang Pengadilan Agama Pacitan;
  3. Membebankan biaya perkara menurut Hukum;
SUBSIDAIR
Atau menjatuhkan putusan lain yang seadil-adilnya;

Demikian atas terkabulnya permohonan ini, Pemohon menyampaikan terima kasih.
Wassalamu'alaikum wr. wb.
Hormat Pemohon,


       Tanda tangan tanpa materai
(………………………………………….)






Jika anak dimintakan hak asuh maka tambahkan ini pada angka 8 selanjutnya mengikuti nomor kelanjutannya
8.   Bahwa anak-anak Pemohon dan Termohon selama ini tinggal bersama Pemohon/Termohon*, karena itu untuk kepentingan anak-anak itu sendiri dan rasa kasih sayang Pemohon terhadap mereka, maka Pemohon mohon agar anak-anak tersebut ditetapkan dalam pengasuhan dan pemeliharaan Pemohon.
    
(jangan lupa untuk memasukkan dalam petitumnya (primair), yakni “Menetapkan anak yang bernama…..tgl lahir…dibawah pengasuhan dan pemeliharaan Pemohon”)

* Contoh contoh alasan cerai, pilih salah satu yang mudah untuk di buktikan
  • Termohon tidak terima terhadap nafkah wajib yang diberikan Pemohon walaupun Pemohon telah memberikan seluruh penghasilan Pemohon setiap hari / minggu / bulan sebesar Rp. ......,- () namun Termohon selalu meminta lebih dari kemampuan Pemohon;
  • Termohon sering meninggalkan rumah kediaman bersama tanpa tujuan dan alasan yang sah serta ijin Pemohon, ternyata ia pergi ke ......;
  • Termohon sama sekali tidak mau memperhatikan Pemohon beserta anaknya, yakni ia lebih mementingkan diri sendiri daripada kepentingan Pemohon dan anaknya seperti dalam menyediakan makan untuk Pemohon atau mencuci pakaian Pemohon sehingga tak jarang Pemohon sendiri yang melakukannya walaupun sebenarnya hal tersebut adalah tanggung jawab Termohon selaku isteri dalam rumah tangga;
  • Termohon sering cemburu buta, yakni ia menuduh Pemohon ada hubungan dengan perempuan lain tanpa bukti dan/atau alasan yang sah;
  • Termohon telah bermain cinta dengan laki-laki lain bernama .., yakni antara ia dengan laki-laki tersebut sering terlihat berjalan bersama atau juga ia sering berkirim surat cinta dengan laki-laki tersebut atau bahkan ia telah sempat kumpul serumah dengan laki-laki itu di rumah ......;
  • Termohon tidak mau diajak tinggal di tempat kediaman di rumah orangtua Pemohon tanpa alasan yang jelas dan sah sedangkan Pemohon tidak betah tinggal di rumah kediaman bersama di rumah orangtua Termohon karena Pemohon harus merawat dan mengurusi orangtua Pemohon yang tinggal satu;
  • Termohon tidak menghargai Pemohon sebagai seorang suami yang sah, yakni ia terlalu berani dan seringkali membantah perkataan Pemohon dalam rangka membina rumah tangga yang baik;
  • Termohon melakukan tindak pidana pembunuhan/pencurian/perampokan lebih kurang bulan ...... tahun ..... berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri ......, Termohon dihukum pernjara selama .... tahun / saat ini dalam proses pihak berwajib, sehingga Termohon selama menjalani hukuman, tidak bisa menjalankan kewajibannya sebagai seorang isteri, dan atas tindaka Termohon tersebut menimbulkan aib pada keluarga yang akan berdampak psikologis kepada Pemohon dan anak Pemohon;
  • Termohon sejak bulan ...... tahun ..... mengalami kecelakaan/menderita lumpuh akibat strok yang sampai sekarang berlangsung ....tahun .....bulan, meskipun Termohon telah berobat baik secara medis maupun non medis Termohon belum menunjukkan tanda-tanda kesembuhan, sehingga selama itu Termohon tidak mampu menjalankan kewajibannya sebagai seorang isteri;


FORMAT SURAT PERMOHONAN CERAI DAN PERMOHONAN PRODEO,
SAMA DENGAN PERMOHONAN DI ATAS
HANYA DITAMBAH POINT DI BAWAH INI

Bahwa pemohon adalah orang yang tidak mampu sesuai dengan Surat
Keterangan Tidak Mampu nomor .................. yang dikeluarkan oleh
Kelurahan/ Desa ...........................Kecamatan ........................ Kabupaten..............
Propinsi.................
Berdasarkan alasan-alasan tersebut di atas, Pemohon mohon kepada Majelis
hakim untuk menjatuhkan putusan yang amarnya berbunyi sebagai berikut:
Primer:
1. Mengabulkan permohonan Pemohon seluruhnya.
2. Mengijinkan Pemohon untuk berperkara secara Cuma-Cuma
3. dst..
4.Menetapkan biaya perkara dibebankan kepada negara
Subsider:
Dan atau jika pengadilan berpendapat lain, mohon putusan seadil-adilnya (ex aequo et bono).




PETUNJUK PENGISIAN SURAT PERMOHONAN CERAI
DAN PERMOHONAN PRODEO

TENTANG DATA PEMOHON DAN TERMOHON
  1. Isilah Nama Lengkap anda (Pemohon) dan isteri (Termohon) termasuk gelar dan nama orang tua anda sesuai dengan dokumen terakhir. Contoh: Arif Bin Sukatno (Pemohon). Dan Zainal Mustofa S.Kom(Termohon)
  2. Jika nama anda tertulis berbeda di dokumen, maka tuliskan nama tersebut dengan alias. Contoh : Fatimah Binti Masud alias Fatimah Binti Masud
  3. Isilah usia anda saat mengajukan permohonan cerai.
  4. Isilah agama anda.
  5. Isilah pendidikan terakhir anda.
  6. Isilah nama pekerjaan anda saat ini.
  7. Isilah alamat lengkap tempat tinggal anda sesuai dengan alamat anda tinggal saat ini lengkap dengan nomor rumah, RT, RW, desa atau kelurahan, kecamatan, kabupaten atau kota. Apabila anda tidak mengetahui alamat suami saat ini, maka isilah alamat suami dengan menggunakan alamat terakhir yang anda ketahui, lalu berikan keterangan bahwa anda tidak mengetahui di mana tempat tinggal isteri saat ini (“sekarang tidak diketahui tempat tinggalnya yang jelas dan pasti diseluruh wilayah Republik Indonesia”).

TENTANG PERMASALAHANNYA
  1. Tulislah tanggal terjadinya akad nikah, KUA yang mencatatkan akad nikah, No. Kutipan Akta Nikah dan tanggal dikeluarkan Akta Nikah.
  2. Tuliskan alamat tempat tinggal pertama saat menikah dan alamat tempat tinggal selanjutnya saat hidup bersama suami dan terakhir sebutkan berapa lama anda tinggal bersama dengan suami.
  3. Apabila dalam pernikahan anda ada anak-anak, sebutkan jumlah anak, nama masing-masing anak dan tanggal lahir mereka sesuai dengan akta atau surat keterangan lahir.
  4. Sebutkan awal terjadinya pertengkaran atau ketidakcocokan dengan isteri.
  5. Sebutkan kapan pertengkaran semakin memuncak.
  6. Sebutkan alasan-alasan atau penyebab terjadinya pertengkaran antara anda dan isteri.
  7. Sebutkan kapan pertengkaran terakhir terjadi sehingga terjadi pisah ranjang atau pisah rumah dan sebutkan alamat tinggal setelah pisah ranjang atau rumah.
  8. Sebutkan berapa lama perpisahan antara anda dan isteri terjadi.
  9. Tuliskan jika ada upaya perdamaian dengan isteri.
  10. Tuliskan bahwa akibat pertengkaran yang terus menerus tersebut sudah tidak ada lagi harapan untuk hidup rukun sebagai suami istri.
  11. Tuliskan bahwa anda menginginkan anak-anak anda berada dalam pengasuhan anda, jika anda menuntutnya.
  12. Tuliskan poin ini jika anda menginginkan beperkara secara prodeo (Cuma -Cuma)

ISI TUNTUTAN PUTUSAN/PENETAPAN
Lihatlah contoh isi tuntutan primer dan subsider.
Poin no 2 dan 4 dituliskan jika anda menginginkan beperkara secara prodeo (Cuma-
Cuma).

TANDA TANGAN
Buatlah Permohonan rangkap 8 (delapan) dan semuanya dibubuhi tanda tangan asli (bukan fotokopi). Tuliskan juga nama jelas anda di bawah tanda tangan tersebut.

===SEMOGA BERMANFAAT, Amin.===

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar